Buka Rakor Program Inovasi Desa 2019, Sa’bani: Desa Harus Bisa Menciptakan Inovasi Baru

img

SAMARINDA-Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim HM Sa’bani mengharapkan kepada desa-desa yang ada di kabupaten, kiranya bisa menciptakan inovasi baru, khususnya  ekonomi kreatif,  sehingga  desa  tersebut bisa maju dan berkembang.

“Desa-desa yang ada, kiranya bisa menciptakan inovasi baru, dengan bekerjsama dengan badan usaha milik desa, maupun mitra lainnya, dan   apabila itu dilakukan setiap satu semester saja, maka desa yang bersangkutan dipastikan akan cepat maju dan berkembang, dan berimbas pada provinsi Kaltim juga akan maju.  50 persen saja desa yang melaksanakan inovasi ekonomi kreatif, maka kita bisa mensejajarkan diri dengan desa yang ada di pulau jawa,” kata Sa’bani saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Program Inovasi Desa (PID) tahun 2019, yang digelar di Hotel  Harris Samarinda, Selasa (12/11/2019).         

Sa’bani  menambahkan, kepala Desa yang diberi kesempatan mengurus rakyat juga dituntut untuk memikat hati rakyat melalui program yang inovatif, tapi harus fokus dan bermanfaat bagi orang banyak. Untuk itu,   kepada Kepala Desa untuk fokus dalam membuat inovasi di desanya dan harus bermanfaat bagi orang banyak. Salah satu inovasi yang  dikembangkan  harus sesuai potensi yang dimiliki , termasuk dalam upaya pengembangan sektor pariwisata .

“Disinilah peran pendamping desa untuk membantu kepala desa bagaimana caranya untuk menciptakan inovasi baru, khususnya inovasi kreatif sesuai dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki,  termasuk  program pengembangan kewirausahaan, peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM), dan pemenuhan kebutuhan infrastruktur pedesaan.” tandasnya.

Sa’bani meng inginkan setiap desa dapat menjadi desa mandiri melalui  PID. Karena  melalui Program  tersebut bisa menjadi  fasilitator untuk merangsang masyarakat desa agar kreativitas.  Termasuk membentuk inovasi-inovasi baru  bagaimana menggunakan dana desa dengan ide-ide sederhana yang produktif dan bisa menghasilkan. Dia juga meminta agar anggaran dana desa bisa digunakan lebih baik lagi, dan laporannya juga lebih maksimal, tanpa kesalahan. Sehingga tidak ada yang  terjerat hukum.

 "Kepala  desa  harus memiliki pemikiran yang cerdas agar terciptanya inovasi yang baik untuk kemajuan dan perkembangan desanya,” kata Sa’bani

Kepala DPMPD Kaltim HM Jauhar Effendi diwakili Kasi Pembangunan Desa DPMPD  Drs Elvis  dalam laporannya antara lain,  mengatakan tujuan Rakor PID tahun 2019 adalah  melakukan pembinaan dan pengendalian terhadap pelaksanaan PID , dan meningkatkan kapasitas SDM pelaksana PID di Kaltim .

“Termasuk merumuskan  permasalahan-permasalan yang muncul  terhadap PID , serta melakukan evaluasi terhadap penggunaan dana desa  dan penyaluran dana operasi kegiatan  bantuan pemerintah,” kata Elvis.  (mar/poskotakaltimnews.com)